Breaking News

Uncategorized

BI Kalbar dan FJPI Perkuat Literasi Finansial Lewat Kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah

badge-check

BI Kalbar dan FJPI Perkuat Literasi Finansial Lewat Kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah Perbesar

Pontianak (Hal Kalbar) – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat bersama Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Membangun Literasi Finansial Negeri: Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Kantor BI Kalbar, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 2, Kota Pontianak, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan. Peserta terdiri dari komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa, hingga insan pers di Pontianak.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Barat, Christianus Lumano, menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus bersinergi dengan BI Kalbar dalam memperkuat literasi finansial masyarakat.

Menurutnya, edukasi mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP) menjadi penting agar masyarakat semakin memahami cara merawat, menghargai, serta menggunakan Rupiah secara bijak.

“Saya berharap kegiatan edukasi yang diinisiasi FJPI Kalbar ini dapat berjalan lancar dan melahirkan gagasan-gagasan inspiratif untuk memperluas wawasan dan mengasah keahlian peserta,” kata Lumano.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Reinaldy Akbar Ariesha, menjelaskan bahwa Rupiah memiliki fungsi sebagai satuan hitung, alat pembayaran, sekaligus alat penyimpan nilai.

Karena itu, menurutnya, menjaga kondisi fisik Rupiah menjadi hal penting. Uang yang dirawat dengan baik dapat memiliki masa edar lebih panjang dan tetap layak digunakan dalam transaksi masyarakat.

Bank Indonesia mengedukasi masyarakat untuk menjaga kualitas fisik uang Rupiah melalui prinsip 5J.

“Kita bisa merawat uang Rupiah dengan gerakan 5J: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distepler, Jangan Dibasahi,” ujar Reinaldy.

Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Merry, turut menyampaikan apresiasi kepada FJPI Kalbar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi CBP Rupiah kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mengapresiasi karena membantu kami sebagai perpanjangan tangan Bank Indonesia dalam memperluas edukasi terkait kesadaran Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” jelas Merry.

Ketua FJPI Kalbar, Dina Prihatini Wardoyo, mengatakan kolaborasi tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran literasi finansial masyarakat terkait Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang dinilai masih belum banyak diketahui dan diterapkan.

Menurut Dina, keterlibatan peserta dari berbagai kalangan diharapkan dapat membantu memperluas penyebaran informasi mengenai pentingnya memahami dan merawat Rupiah.

“Kegiatan ini diinisiasi oleh FJPI Kalbar mengingat Kalimantan Barat banyak sekali kawasan yang berbatasan langsung dengan negara lain, termasuk Malaysia sehingga kesadaran literasi finansial terhadap CBP dinilai masih kurang untuk diaplikasikan masyarakat. Dengan adanya peserta dari berbagai kalangan, mereka akan mensosialisasikan ke yang lain terkait CBP ini,” ungkap Dina.

Ia berharap edukasi tersebut tidak berhenti pada para peserta yang hadir, tetapi dapat diteruskan kepada lingkungan masing-masing sehingga pemahaman mengenai CBP Rupiah semakin luas.

Kolaborasi antara BI Kalbar, FJPI Kalbar, komunitas UMKM, mahasiswa, dan insan pers diharapkan dapat memperkuat pesan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah hingga ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

Dengan semakin kuatnya literasi finansial dan kesadaran masyarakat dalam memperlakukan Rupiah secara bijak, semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah diharapkan dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

MADN Desak Karhutla Kalbar Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

16 Sep 2026 - 02:55 WIB

MADN Desak Karhutla Kalbar Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

Hujan Turun di Kalbar, Warga Lega dan Berharap Kabut Asap Segera Berakhir

15 Sep 2026 - 19:31 WIB

Hujan Turun di Kalbar, Warga Lega dan Berharap Kabut Asap Segera Berakhir

IPOCS 2026 Dibatalkan, Pemprov Kalbar Tegaskan Bukan Kegiatan Pemerintah

14 Sep 2026 - 19:11 WIB

IPOCS 2026 Dibatalkan, Pemprov Kalbar Tegaskan Bukan Kegiatan Pemerintah

Aliansi Dayak Pengawal NKRI Bagikan Masker, Siap Bersinergi Tangani Karhutla

14 Sep 2026 - 13:30 WIB

Aliansi Dayak Pengawal NKRI Bagikan Masker, Siap Bersinergi Tangani Karhutla

Antrean Solar Bersubsidi Ganggu Lalu Lintas, Pemkot Pontianak Siapkan Aturan Baru

14 Sep 2026 - 08:16 WIB

Antrean Solar Bersubsidi Ganggu Lalu Lintas, Pemkot Pontianak Siapkan Aturan Baru
Trending di Uncategorized