Breaking News

Uncategorized

ASUS ExpertBook Ultra Resmi Diperkenalkan, Andalkan AI On-Device dan Baterai hingga 26 Jam

badge-check

ASUS ExpertBook Ultra Resmi Diperkenalkan, Andalkan AI On-Device dan Baterai hingga 26 Jam Perbesar

Pontianak (Hal Kalbar) – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) ikut mengubah kebutuhan perangkat kerja bagi kalangan profesional dan pelaku bisnis. Laptop tidak lagi hanya dituntut memiliki performa tinggi, tetapi juga harus mampu mengolah AI secara efisien, menjaga keamanan data, serta mendukung mobilitas pengguna.

Menjawab kebutuhan tersebut, ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra (B9406CAA) sebagai laptop bisnis flagship yang menggabungkan kemampuan komputasi tinggi dengan teknologi AI on-device.

Perangkat ini hadir dengan prosesor hingga Intel Core Ultra X9-388H dan Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS). ASUS menyebut kemampuan tersebut memungkinkan berbagai pekerjaan berbasis AI diproses langsung di perangkat.

Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan penggunaan NPU generasi terbaru menjadi salah satu keunggulan ExpertBook Ultra dalam menghadapi kebutuhan komputasi bisnis masa kini.

“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),” ujar Eric.

Kemampuan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas multitasking yang umum dilakukan profesional, seperti menjalankan rapat daring, mengolah data dalam jumlah besar, sekaligus mengerjakan dokumen presentasi dan laporan.

ASUS juga menghadirkan fitur AI ExpertMeet yang memungkinkan proses transkripsi, penerjemahan bahasa dan optimalisasi kamera dilakukan dengan memanfaatkan NPU.

Pemrosesan secara lokal atau on-device tersebut memberikan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan pengolahan AI tanpa selalu mengirimkan data ke cloud.

“Jika dihadapkan pada skenario multitasking korporat, seperti rapat maraton via Teams sembari mengolah ribuan baris data di Excel dan melakukan supervisi ratusan halaman laporan PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra dapat menjalankannya tanpa masalah,” kata Eric.

Layar Tandem OLED Jadi Andalan

Selain kemampuan AI, ASUS menempatkan teknologi layar sebagai salah satu keunggulan utama ExpertBook Ultra.

Varian tertinggi perangkat ini menggunakan panel Tandem OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 3K atau 2.880 x 1.800 piksel. Layarnya mendukung refresh rate hingga 120Hz dan tingkat kecerahan HDR peak hingga 1.400 nits.

Menurut ASUS, tingkat kecerahan tersebut memberikan keuntungan bagi pengguna yang sering berpindah tempat dan bekerja di lingkungan dengan pencahayaan tinggi.

“Bayangkan kalau Anda seorang eksekutif yang harus melakukan presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari langsung,” ujar Eric.

Selain tingkat kecerahan tinggi, layar tersebut memiliki cakupan warna 100 persen DCI-P3, Delta-E kurang dari 1, serta mendukung VESA DisplayHDR True Black 1000.

Teknologi Tandem OLED juga disebut dapat meningkatkan efisiensi sekaligus membantu mengurangi risiko burn-in yang menjadi salah satu perhatian pada panel OLED konvensional.

Bobot Mulai 0,99 Kilogram

Di tengah tuntutan mobilitas tinggi, bobot menjadi faktor penting bagi laptop bisnis.

ASUS ExpertBook Ultra memiliki bobot mulai 0,99 kilogram untuk varian Polymer OLED (POLED), sedangkan varian Tandem OLED memiliki bobot sekitar 1,09 kilogram.

Dengan dimensi 31,09 x 21,28 x 1,09 sentimeter, perangkat tersebut dirancang agar mudah dibawa untuk aktivitas kerja yang berpindah-pindah.

Menariknya, bobot yang ringan tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 70 Wh. ASUS mengklaim daya tahan baterainya dapat mencapai hingga 26 jam, tergantung konfigurasi dan skenario penggunaan.

Teknologi pengisian cepat juga memungkinkan baterai terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Performa Grafis dan Penyimpanan

Untuk mendukung kebutuhan grafis, ExpertBook Ultra tersedia dengan Intel Arc B390 Graphics yang memiliki 12 Xe Cores.

ASUS mengklaim performa grafis terintegrasi tersebut dapat mencapai performa sekitar 35 persen lebih tinggi dibandingkan NVIDIA RTX 4050 dengan TGP 30W pada pengujian 3DMark Time Spy.

Sementara untuk memori, laptop ini dapat dikonfigurasi dengan RAM LPDDR5x hingga 64 GB berkecepatan 9.600 MT/s.

Kapasitas penyimpanannya mencapai 2 TB menggunakan M.2 PCIe Gen 5.0 x4 NVMe. ASUS juga menyediakan opsi OPAL 2.0 Self-Encrypting Drive untuk kebutuhan keamanan data.

Konfigurasi tersebut memungkinkan perangkat digunakan untuk berbagai kebutuhan profesional, termasuk pengolahan data, aplikasi produktivitas, pekerjaan kreatif, hingga pemanfaatan model AI lokal.

Keamanan untuk Data Perusahaan

Bagi pengguna bisnis, performa perangkat harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap data.

Karena itu, ExpertBook Ultra dibekali ASUS ExpertGuardian dengan sejumlah fitur keamanan berbasis perangkat keras dan firmware.

Fitur yang tersedia mencakup ASUS Security Processor, Dual Self-healing BIOS ROM, Discrete TPM 2.0, Microsoft Pluton, fingerprint sensor, Windows Hello IR, physical webcam shield, serta chassis intrusion alert.

ASUS juga menyebut perangkat dirancang memenuhi standar NIST SP 800-193.

“Secara fisik, laptop memang bisa dicuri. Tetapi data-data yang tersimpan di dalam ASUS ExpertBook Ultra tidak akan dapat diambil oleh pihak yang tidak berwenang, meskipun SSD yang terpasang di dalamnya diambil dan dipasang ke laptop lain,” kata Eric.

Fitur keamanan tersebut menjadi penting bagi perusahaan yang menangani data sensitif dan membutuhkan perlindungan lebih terhadap aset digital.

Sasis Ringan dengan Standar Ketahanan Militer

Untuk memastikan perangkat tetap tangguh meski memiliki desain tipis dan ringan, ASUS menggunakan sasis magnesium-aluminium AZ31B yang dipadukan dengan teknologi ASUS Nano Ceramic.

ExpertBook Ultra juga telah melalui pengujian MIL-STD-810H serta serangkaian pengujian internal ASUS.

Salah satu pengujian yang dilakukan berkaitan dengan ketahanan terhadap tekanan. ASUS menyebut perangkat mampu menahan tekanan hingga sekitar 100 kilogram dalam skenario pengujian tertentu.

“Daya tahan terhadap tekanan hingga 100 Kg atau lebih akan sangat berguna saat laptop ditempatkan di dalam tas dan terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis,” ujar Eric.

Dirancang untuk Era AI

Tidak hanya mengandalkan prosesor dan GPU, ASUS juga memperluas kemampuan ExpertBook Ultra melalui ekosistem AI.

Perangkat tersebut dapat menjalankan sejumlah fungsi AI secara lokal, sementara tools Zenni Claw memungkinkan penggunaan agentic AI secara lokal maupun cloud dengan koneksi ke berbagai platform AI, termasuk Anthropic, OpenAI dan Google Gemini.

Dengan RAM hingga 64 GB, ASUS juga menargetkan perangkat ini untuk pengguna yang membutuhkan kemampuan menjalankan model AI tertentu secara lokal tanpa koneksi internet.

Di sisi lain, konektivitasnya telah mendukung Wi-Fi 7, dua port Thunderbolt 4, dua USB-A 3.2 Gen 2, HDMI 2.1, serta jack audio 3,5 mm.

Untuk menunjang konferensi video, tersedia sistem enam speaker Spatial Audio dengan Dolby Atmos serta teknologi AI noise cancellation pada mikrofon.

Melalui kombinasi performa, kemampuan AI on-device, mobilitas, daya tahan dan keamanan, ASUS ExpertBook Ultra diarahkan untuk menjadi perangkat kerja bagi kalangan profesional dan enterprise yang membutuhkan laptop berkemampuan tinggi namun tetap ringkas dan mudah dibawa.

ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) tersedia dengan sejumlah konfigurasi prosesor, mulai dari Intel Core Ultra X9-388H, X7-358H, U7-356H hingga U5-325, dengan sistem operasi Windows 11 sesuai pilihan konfigurasi.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hujan Turun di Kalbar, Warga Lega dan Berharap Kabut Asap Segera Berakhir

15 Sep 2026 - 19:31 WIB

Hujan Turun di Kalbar, Warga Lega dan Berharap Kabut Asap Segera Berakhir

IPOCS 2026 Dibatalkan, Pemprov Kalbar Tegaskan Bukan Kegiatan Pemerintah

14 Sep 2026 - 19:11 WIB

IPOCS 2026 Dibatalkan, Pemprov Kalbar Tegaskan Bukan Kegiatan Pemerintah

Aliansi Dayak Pengawal NKRI Bagikan Masker, Siap Bersinergi Tangani Karhutla

14 Sep 2026 - 13:30 WIB

Aliansi Dayak Pengawal NKRI Bagikan Masker, Siap Bersinergi Tangani Karhutla

Antrean Solar Bersubsidi Ganggu Lalu Lintas, Pemkot Pontianak Siapkan Aturan Baru

14 Sep 2026 - 08:16 WIB

Antrean Solar Bersubsidi Ganggu Lalu Lintas, Pemkot Pontianak Siapkan Aturan Baru

Empat Perusahaan Kena Sanksi, Langkah Tegas Pemprov Kalbar Tangani Karhutla Mulai Berjalan

13 Sep 2026 - 19:08 WIB

Empat Perusahaan Kena Sanksi, Langkah Tegas Pemprov Kalbar Tangani Karhutla Mulai Berjalan
Trending di Uncategorized