Pontianak (Hal Kalbar) – Langkah ganda putri Indonesia Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari harus terhenti di babak perempat final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026.
Ester/Lanny kalah dua gim langsung dari pasangan Thailand Ornnicha Jongsathapornparn/Sabrina Sophita Wedler dengan skor 15-21, 13-21, Jumat (4/9/2026).

Lanny mengakui pasangan Thailand tampil lebih kuat dan alot dibandingkan mereka. Sebaliknya, Ester/Lanny justru banyak kehilangan poin akibat kurang sabar dan melakukan kesalahan sendiri.
“Hari ini mereka lebih kuat, lebih alot. Sementara kami tidak sabar dan banyak mati sendiri,” ujar Lanny.
Menurut Lanny, kondisi tersebut berbeda dengan penampilan mereka pada pertandingan sebelumnya. Saat itu, mereka mampu langsung mengambil inisiatif sejak awal. Namun kali ini, Ester/Lanny masih kesulitan menemukan pola permainan yang tepat sehingga terus berada dalam tekanan lawan.
“Tidak seperti kemarin di mana kami bisa langsung in dari awal, tadi masih cari-cari pola yang tepat dan akhirnya terus tertekan dan tidak bisa lepas sepanjang pertandingan,” katanya.
Lanny menyebut fokus dan konsistensi menjadi dua aspek utama yang harus mereka tingkatkan. Selain itu, mereka juga masih perlu memperbaiki pola permainan yang membuat keduanya merasa kurang nyaman di lapangan.
“Fokus dan konsisten masih jadi hal yang harus ditingkatkan dari kami. Kami juga merasa masih ada pola yang bikin kami kagok, itu harus diperbaiki,” tutur Lanny.
Sementara itu, Ester mengakui dirinya menjadi salah satu sasaran serangan pasangan Thailand. Tekanan tersebut membuatnya melakukan sejumlah kesalahan sendiri.
“Lawan banyak mengincar saya, tapi saya banyak melakukan kesalahan sendiri dari tekanan yang mereka lakukan itu,” ujar Ester.
Bagi Ester, turnamen di Pontianak menjadi bagian penting dari proses adaptasinya setelah beralih dari sektor tunggal putri ke ganda putri.
“Banyak yang harus saya perbaiki dan tingkatkan karena baru pindah dari tunggal ke ganda dan di sini jadi pengalaman yang sangat baik,” katanya.
Ester juga mengapresiasi dukungan Lanny selama menjalani proses adaptasi di sektor ganda. Ia bertekad tampil lebih siap pada turnamen-turnamen berikutnya.
“Kak Lanny sangat support, jadi saya harus lebih siap lagi ke depannya,” pungkas Ester.










Komentar ditutup.