Pontianak (Hal Kalbar) – Seorang juru parkir liar berinisial AF (42) ditertibkan tim gabungan di kawasan Jalan Pattimura, Kompleks PSP Kebon Sayoek, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Senin (1/9/2026).
AF diduga memungut biaya parkir di kawasan bebas parkir dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Saat digeledah, petugas juga menemukan senjata tajam dan minuman beralkohol. AF kemudian dibawa ke Polresta Pontianak untuk proses lebih lanjut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak Rendrayani mengatakan penertiban dilakukan sebagai langkah tegas terhadap praktik parkir liar.
“Kami bersama tim gabungan melakukan penertiban terhadap juru parkir liar yang beraktivitas di kawasan Jalan Pattimura Kompleks PSP Kebon Sayoek. Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Polresta untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.
Kepala Satpol PP Kota Pontianak Ahmad Sudiyantoro mengatakan penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas parkir liar yang meresahkan.
“Begitu ada informasi dari masyarakat, tim gabungan langsung turun ke lapangan. Yang bersangkutan kami amankan karena diduga melakukan pungutan parkir di kawasan bebas parkir dan mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Ia menegaskan temuan senjata tajam dan minuman beralkohol menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu keamanan kawasan publik.
“Karena ditemukan barang yang berpotensi membahayakan, maka yang bersangkutan dibawa ke Polresta untuk proses lebih lanjut. Kami ingin memastikan kawasan publik tetap aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Penertiban parkir liar akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik yang rawan dan dikeluhkan masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pengawasan. Kalau masih ada praktik parkir liar yang meresahkan, akan kita tertibkan,” tegasnya.
Penertiban ini bermula dari unggahan di media sosial seorang warga yang membawa pelancong dari Malaysia dan mengaku dibuat tidak nyaman oleh AF. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti tim gabungan dengan turun langsung ke lokasi.










Komentar ditutup.