Pontianak (Hal Kalbar) – Ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo, melaju ke perempat final POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan pasangan Thailand, Chayapat Piboon/Tanadon Punpanich, dalam pertandingan rubber game 21-13, 19-21, 21-11, Kamis (3/9/2026).
Yeremia mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Ia menyebut permainan di gim pertama berjalan sesuai rencana, namun lawan mampu memberikan tekanan lebih besar pada gim kedua.

“Di gim pertama kami bisa mengontrol pertandingan dari awal sampai akhir. Di gim kedua mereka coba lebih banyak menekan dan kami tertinggal,” kata Yeremia.
Menurutnya, dukungan penonton turut membantu mereka bangkit setelah kehilangan gim kedua.
“Dukungan penonton pengaruh banget, kami jadi tambah semangat. Di gim kedua mungkin kami mulai agak lemas, tapi kembali bangkit berkat teriakan penonton,” ujarnya.
Kemenangan ini sekaligus membuat Yeremia/Patra menjadi satu-satunya wakil ganda putra Indonesia yang tersisa di turnamen tersebut. Yeremia mengaku kondisi itu justru menambah motivasi untuk meraih gelar juara.
“Satu-satunya pasti ada ambisi untuk juara dan yang lain pasti akan mendukung kami. Itu membuat lebih percaya diri, lebih yakin,” katanya.
Sementara itu, Patra mengatakan mereka tidak terbebani tekanan meski menjadi wakil Indonesia yang tersisa. Terlebih, POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 merupakan turnamen level Super 100 pertama mereka sebagai pasangan.
“Pressure hampir tidak ada, kami hanya mau mengeluarkan yang terbaik saja karena ini juga Super 100 pertama kami sebagai pasangan,” kata Patra.
Menghadapi babak perempat final, Patra menegaskan fokus utama mereka adalah menjaga kondisi fisik melalui recovery.
“Untuk persiapan besok, recovery-nya harus kami jaga,” pungkasnya.










Komentar ditutup.