Pontianak (Hal Kalbar) – Ganda campuran Indonesia Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus menghentikan langkahnya di POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari pasangan China Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi pada babak perempat final, Jumat (4/9/2026).
Bagas/Indah kalah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 11-21, 22-20, 17-21. Sempat tertinggal jauh di gim pertama, mereka mampu bangkit dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Bagas mengakui mereka kesulitan sejak awal pertandingan. Bahkan hingga interval gim kedua, permainan mereka belum berjalan sesuai harapan.
“Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, sampai interval gim kedua masih kesulitan. Tapi setelah itu kami komunikasi dan berusaha lebih baik lagi,” ujar Bagas.
Perubahan permainan juga tidak lepas dari arahan pelatih yang meminta mereka bermain lebih tenang. Perlahan, Bagas/Indah mampu menemukan kembali pola permainan terbaik hingga merebut gim kedua 22-20.
“Pelatih juga mengingatkan untuk lebih tenang dan akhirnya lumayan bisa balik permainannya, bisa kembali main normal,” katanya.
Memasuki gim ketiga, pertandingan berlangsung ketat. Kedua pasangan saling mengejar hingga skor 17-17. Namun, Bagas/Indah gagal mempertahankan ketenangan di poin-poin akhir.
Indah mengakui mereka terlalu terburu-buru ketika pertandingan memasuki fase krusial.
“Di gim ketiga setelah kejar-kejaran sampai poin 17-17, kami malah kurang sabar. Terlalu terburu-buru. Andai kami bisa main dengan pola kami, mungkin hasilnya bisa berbeda,” kata Indah.
Menurut Indah, pola permainan lawan yang banyak melakukan gerakan tak terduga juga membuat mereka sempat kagok. Dukungan penonton yang begitu besar turut membuat mereka ingin tampil maksimal, tetapi di sisi lain sulit mengontrol emosi di lapangan.
“Gerakan mereka banyak yang tidak perlu tapi malah membuat kami kagok. Kami berusaha untuk tenang tapi mungkin terbawa hawa di lapangan, apalagi dengan dukungan penonton pasti kami mau memberikan yang terbaik. Tapi kurang bisa kontrol,” ujarnya.
Meski gagal melaju ke semifinal, Bagas menilai penampilannya di dua turnamen terakhir bersama Indah memberikan pengalaman berharga. Terlebih, bermain di sektor ganda campuran menjadi pengalaman baru baginya.
“Hasil dua turnamen ini cukup baik menurut saya, bisa sampai ke perempatfinal di ganda campuran yang sekali lagi tidak mudah buat saya yang baru merasakan,” tutur Bagas.
Bagas menegaskan hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi turnamen berikutnya.
“Saya tetap akan berbenah untuk turnamen berikutnya, tetap latihan lagi. Ini pembelajaran buat saya ke depannya,” pungkasnya.










Komentar ditutup.