Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Kalimantan Barat

Hujan Guyur Pontianak, BPBD Sebut Titik Api di Tiga Kecamatan Rawan Karhutla Nihil‎

badge-check

Hujan Guyur Pontianak, BPBD Sebut Titik Api di Tiga Kecamatan Rawan Karhutla Nihil‎ Perbesar

Pontianak (Hal Kalbar) – Hujan yang mengguyur Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir membawa dampak positif terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
‎
‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak menyebut, hingga saat ini tidak ditemukan lagi titik api di tiga kecamatan yang sebelumnya menjadi wilayah yang diwaspadai rawan Karhutla.
‎
‎Kepala BPBD Kota Pontianak, Much Yamin, mengatakan hujan yang turun menjadi hal yang disyukuri karena turut membantu mengatasi kondisi Karhutla dan kabut asap di Kota Pontianak.
‎
‎”Yang pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT. Beberapa hari yang lalu Pontianak diguyur hujan. Itu adalah satu hal yang kita syukuri, doa kita bersama dari masyarakat Kota Pontianak untuk bersama-sama mengatasi Karhutla yang terjadi. Dan sampai saat ini, alhamdulillah data menunjukkan bahwa Kota Pontianak, dari tiga kecamatan yang kita waspadai rentan terjadinya Karhutla seperti Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara, alhamdulillah sampai saat ini sudah tidak ada titik api lagi,” ujar Yamin, Rabu (23/09/2026).
‎
‎Meski titik api sudah tidak ditemukan, BPBD tetap melakukan pemantauan secara berkala. Hal tersebut dilakukan karena masih terdapat sejumlah lokasi yang sebelumnya dipetakan memiliki kerentanan terhadap Karhutla.
‎
‎”Seperti kita tahu bersama, memang ada sekitar sepuluhan spot yang kita waspadai rentan terjadi Karhutla, tetapi dengan saat ini kita sudah lakukan monitoring secara berkala. Hampir setiap hari para relawan terus melakukan patroli untuk memastikan bahwa Karhutla itu tidak terjadi lagi,” ucapnya.
‎
‎Yamin mengatakan, turunnya hujan belum serta-merta membuat persoalan kabut asap berakhir. Kondisi asap masih menjadi perhatian sehingga hujan diharapkan terus turun untuk membantu memperbaiki kualitas udara.
‎
‎”Yang terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih. Alhamdulillah. Mudah-mudahan ke depan hujan terus turun sehingga kondisi kabut asap ini bisa segera berkurang. Karena walaupun Karhutla tidak terjadi, tapi asap masih ada. Mudah-mudahan ke depan terus turun hujan sehingga masyarakat kita bisa kembali, anak-anak kita bisa bersekolah, bisa bekerja, pendidikan, ekonomi kembali tumbuh,” ujar Yamin.
‎
‎Ia menambahkan, BPBD akan terus melakukan upaya pencegahan dan mitigasi. Evaluasi juga dilakukan agar penanganan Karhutla dapat semakin baik apabila kejadian serupa kembali terjadi.
‎
‎”Upaya pencegahan, mitigasi dari BPBD selanjutnya dalam masa Karhutla ini akan terus melakukan mitigasi dan sebagainya. Akan kita evaluasi supaya kejadian yang terjadi pada tahun ini, Karhutla lainnya tidak terus berulang. Kita bisa waspadai dan bisa kita mitigasi, sehingga penanganan Karhutla ini bisa terstruktur dan aman, melibatkan semua unsur yang ada, baik itu TNI, Polri, para relawan, Damkar, dan sebagainya,” katanya.
‎
‎Yamin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan Karhutla di Kota Pontianak.
‎
‎”Masyarakat sekali lagi, atas nama BPBD Kota Pontianak, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi. Mudah-mudahan Pontianak kembali cerah,” pungkasnya

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ria Norsan dan Krisantus Temui Mahasiswa, Aksi Unjuk Rasa Berakhir Kondusif

23 Okt 2026 - 14:03 WIB

Ria Norsan dan Krisantus Temui Mahasiswa, Aksi Unjuk Rasa Berakhir Kondusif

Pengamat Hukum Untan: Perdamaian Dinamika Persidangan, Tak Hapus Pertanggungjawaban Pidana

23 Okt 2026 - 03:47 WIB

Pengamat Hukum Untan: Perdamaian Dinamika Persidangan, Tak Hapus Pertanggungjawaban Pidana

Reses Penutup, Zulfydar Tegaskan Pembangunan Kalbar Tak Boleh Terhenti

18 Okt 2026 - 21:36 WIB

Reses Penutup, Zulfydar Tegaskan Pembangunan Kalbar Tak Boleh Terhenti

Sujiwo Usulkan Flyover Ketimbang Duplikasi Jembatan Kapuas II, Dinilai Lebih Efektif Urai Kemacetan

17 Okt 2026 - 07:36 WIB

Sujiwo Usulkan Flyover Ketimbang Duplikasi Jembatan Kapuas II, Dinilai Lebih Efektif Urai Kemacetan

27 Wisatawan Senior Singapura Tuntaskan Tur 5 Hari di Kalbar di Tengah Kabut Asap

15 Okt 2026 - 13:48 WIB

27 Wisatawan Senior Singapura Tuntaskan Tur 5 Hari di Kalbar di Tengah Kabut Asap
Trending di Kalimantan Barat